Dealer Mitsubishi Bekasi – Mitsubishi Jababeka

Mitsubishi Xforce Lebih Lincah di Tikungan Berkat Active Yaw Control

Mitsubishi Xforce Lebih Lincah di Tikungan Berkat Active Yaw Control

Mitsubishi Xforce tampil sebagai SUV kompak modern yang tidak hanya memikat secara visual, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara yang solid dan menyenangkan. Salah satu fitur yang menjadi sorotan utama adalah teknologi Active Yaw Control (AYC), sistem canggih yang membuat pengendalian mobil menjadi lebih presisi, stabil, dan responsif, terutama saat melewati tikungan.

Lantas, bagaimana keunggulan AYC di Mitsubishi Xforce?

1. Stabilitas Terjaga Saat Menikung

Teknologi AYC bekerja dengan menyesuaikan pengereman secara otomatis agar distribusi beban pada roda lebih seimbang ketika mobil sedang berbelok. Efeknya, kendaraan tetap stabil dan tidak mudah terdorong ke luar jalur saat melalui tikungan tajam, sangat berguna di medan jalan yang berliku.

2. Respons Kemudi Lebih Akurat

Saat pengemudi memutar setir, AYC membantu mobil merespons dengan cepat dan sesuai arah kemudi. Hal ini memberikan rasa kendali yang lebih besar, bahkan dalam kecepatan tinggi atau saat melintasi permukaan jalan yang kurang ideal. Pengemudi pun merasa lebih percaya diri karena mobil seolah menjadi perpanjangan dari gerak tangannya.

3. Meminimalkan Risiko Understeer

Understeer merupakan situasi ketika mobil gagal mengikuti arah kemudi dan cenderung melaju lurus. AYC mampu mengurangi kemungkinan ini dengan menyesuaikan torsi pengereman secara dinamis, sehingga mobil tetap mengarah sesuai kendali setir.

4. Tetap Aman di Jalan Licin dan Tidak Merata

AYC juga menunjukkan keunggulan saat berkendara di jalanan basah, berpasir, atau tidak rata. Misalnya, saat melalui tikungan di atas aspal yang licin, sistem ini memastikan ban tetap memiliki cengkeraman optimal sehingga pengendalian tetap aman dan terkendali.

5. Berintegrasi dengan Mode Berkendara

Active Yaw Control tidak bekerja sendirian. Sistem ini mengandalkan input dari ABS, sensor gas, putaran mesin, dan sudut kemudi, lalu mengoptimalkan pengendalian sesuai mode berkendara yang dipilih. Dalam mode Wet, misalnya, AYC membatasi respons throttle dan mengaktifkan kontrol traksi agar mobil tetap stabil di jalan basah. Sedangkan di mode Gravel, kemudi dibuat sedikit lebih berat agar kendaraan tidak mudah tergelincir di medan berpasir.

SUMBER. LIPUTAN6.COM

error: Content is protected !!